Nekat, Modal Utama menjadi Enterprenuer

Nekat, Modal Utama menjadi Enterprenuer

Setelah beberapa waktu belakangan ini selalu membuat tulisan-tulisan berbau politis. Sekarang saya mau balik lagi ke dunia yang sedang saya geluti dengan penuh semangat, dunia entrepreneurship. Kali ini saya mau menulis tentang kenekatan, sebuah kata yang menjadi modal terbesar yang dimiliki oleh entrepreneur-entrepreneur sukses yang pernah hidup dimuka bumi.
Inspirasi tulisan saya kali ini adalah dari postingan teman saya leni di blognya yang berjudul "jadi sales di pondok indah". Disana dia bercerita tentang kenekatannya membagi-bagikan leaflet mengenai usahanya di mal pondok indah jakarta. Dia beserta rekan-rekan usahanya berusaha tebal muka dengan membagi-bagikan leaflet tersebut. Mereka berhasil membuang rasa malu mereka jauh-jauh. Upaya mereka melakukan hal tersebut tentunya membutuhkan kenekatan tingkat tinggi, mereka harus bisa menyingkirkan rasa malu yang biasa hinggap dalam diri kita ketika akan memulai kegiatan-kegiatan seperti itu.

Kenyataannya, memang kenekatan itulah yang memberi banyak perubahan pada dunia. Tanpa kenekatan mungkin saat ini dunia belum akan sampai semaju ini. Untuk itu, butuh kenekatan tingkat tinggi untuk memulai sebuah usaha. Banyak orang yang terus menerus memikirkan resiko demi resiko yang mungkin muncul dalam suatu usaha. Hingga akhirnya dia sama sekali tidak berani memulai usahanya. Dia berhenti apada tataran ide. Tapi ide tersebut tak dapat dia realisasikan karena kurangnya kenekatan dalam dirinya untuk menangggung segala resiko.

Dulu, ketika awal saya membangun perusahaan saya, univind, modal yang saya miliki cuma satu: KENEKATAN. Modal uang, saya sama sekali tidak punya (justru waktu itu saya baru saja menghilangkan uang ayah saya yang seharusnya dipakai untuk bayaran kuliah). Modal teknis, saya juga tidak punya. Saya sama sekali belum menguasai berbagi macam hal teknis pembuatan web seperti bahasa-bahasa yang diperlukan untuk membuat web dinasmis (PHP, ASP, JSP dkk), saya juga belum mengerti apa itu web server? bagaimana wujudnya database? Bagaimana cara mendeploy sebuah website? dan sebagainya. Intinya saya sama sekali tak punya modal kemampuan teknis saat itu. Modal pengetahuan bisnis juga sama sekali belum saya miliki. Saya belum tahu bagaimana caranya membuat proposal penawaran, saya belum tahu bagaimana caranya menghadapi klien. Saya juga belum tahu mengenai kisaran harga pada bisnis yang saa geluti itu (web development). Intinya, ketika saya membangun perusahaan tersebut saya tidak punya apa-apa kecuali KENEKATAN!

Alhamdulillah, pada akhirnya langkah-langkah nekad yang selalu kami ambil dalam perusahaan tersebut justru membawa kami semakin dewasa. Semakin mengerti proses-proses bisnis dan juga semakin paham hal-hal teknis didunia web. Sekarang, perusahaan saya itu juga sedang mencoba sebuah ide bisnis baru dengan resiko ribuan trilyun milyar dollar rupiah (berlebihan banget :mrgreen: ). Tanpa kenekatan, saya tidak yakin perusahaan saya dapat terus berkembang seperti sekarang (walaupun sampe sekarang juga belum manteb-manteb amat sih :) )

Oleh karena itu, buat kamu semua yang punya ide usaha tertentu, ambillah langkah NEKAD untuk segera memulai usaha tersebut. Tanpa perlu terlalu banyak berpikir panjang akan ribuan resiko yang mungkin muncul. Buat kamu yang sudah memulai bisnis, teruslah mengambil langkah-langkah NEKAD untuk mengembangkan usaha kamu. Peliharalah kenekatan tersebut. Sehingga dengan begitu, usaha kita dapat terus melakukan locatan-loncatan besar dalam pengembangannya.

Salam Entrepreneur!

Sumber : http://kamal87.wordpress.com/?p=66

0 Response to "Nekat, Modal Utama menjadi Enterprenuer"

Followers