Belajar Menghitung PPh Sendiri

Belajar Menghitung PPh

Apa yang Anda lakukan begitu menerima slip gaji? Mungkin ada yang gembira melihat besarnya gaji yang bisa dibawa pulang. Tapi mungkin ada juga yang tercengang melihat pajak penghasilannya membengkak. Biar nggak penasaran kok pajaknya gede banget, coba deh dihitung sendiri.

Jangan heran melihat slip gaji Anda kebanyakan potongan. Sebagai warga negara Indonesia yang patuh hukum.

Anda memang harus membayar pajak penghasilan (PPh). Meskipun sebenarnya pajak dapat menjadi musuh bagi kesejahteraan Anda sekeluarga. Apalagi di negara-negara tertentu yang mengenakan tarif pajak tinggi bagi warga negaranya, pajak benar-benar menjadi momok yang menakutkan.

PPh pasal 21 merupakan pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan lain yang dilakukan oleh wajib pajak. Kalau Anda sebagai karyawan pembayaran PPh secara otomatis akan dipotong dari gaji bulanan. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, Anda harus merelakan sejumlah uang untuk menunaikan kewajiban sebagai warga negara yang bijak. Bukankah Ditjen Pajak selalu menyerukan slogan, Orang Bijak Wajib Bayar Pajak.

Sedangkan bagi pengusaha mandiri pembayaran pajak dapat dilakukan sendiri ke kantor pajak terdekat. Konsultan pajak Henrietta Kristanto, mengungkapkan wajib pajak yang berwirausaha harus mendaftarkan diri untuk mendapatkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) paling lambat sebulan sejak usahanya mulai.

"Memang harus dengan kesadaran sendiri mendatangi kantor pajak sebelum didatangi petugas pajak ke rumah," cetusnya dalam acara program sertifikasi Wealth Management, di Jakarta, belum lama ini.

Nah lho, masa baru buka usaha kok sudah diwajibkan memiliki NPWP. Tenang saja, ternyata kepemilikan NPWP bukan berarti Anda harus bayar PPh. Menurut Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan Ditjen Pajak, Erwin Silitonga, pajak penghasilan tidak ditentukan oleh punya tidaknya NPWP. Tapi berdasarkan penghasilan tidak kena pajak (PTKP).

"Ketentuan perpajakan yang berlaku bahwa kewajiban PPh dimulai pada saat wajib pajak orang pribadi memperoleh penghasilan di atas PTKP," jelas Erwin.

Zakat Mengurangi Pajak

Berdasarkan UU No.17/2000, penghasilan tidak kena pajak sebesar Rp12 juta untuk individu wajib pajak, Rp1,2 juta dengan status kawin, Rp1,2 juta kalau punya tanggungan (maksimal tanggungan hanya tiga orang), dan Rp12 juta kalau penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami.

PTKP ini merupakan bagian dari pengurangan yang diperkenankan dalam menghitung PPh. Selain PTKP masih ada pengurangan lain. Yaitu pengurangan biaya jabatan sebesar 5 persen dari penghasilan kotor dengan nilai nominal setinggi-tingginya Rp1,296 juta setahun atau Rp108 ribu sebulan.

Ada juga pengurangan biaya pensiun bagi Anda yang menerima pensiun, besarnya 5 persen dari penghasilan kotor atau setinggi-tingginya Rp432 ribu setahun. Pengurangan iuran dana pensiun dan pengurangan jaminan hari tua yang dibayarkan sendiri oleh wajib pajak. Kemudian bagi Anda yang membayar zakat ke lembaga amil zakat bisa digunakan untuk mengurangi pajak juga.

Dalam penghitungan pajak Indonesia menggunakan sistim tarif progresif. Yaitu tarif yang proporsinya meningkat sesuai dengan besar kecilnya penghasilan seseorang atau suatu badan usaha.

Oleh karena itu, presentase pajak penghasilan yang dikenakan pada orang kaya tentu saja lebih besar dari pada yang dikenakan pada orang miskin. Itulah sebabnya mengapa struktur pajak progresif ini diyakini lebih mampu memperbaiki distribusi pendapatan. Dengan cara orang yang lebih kaya menyumbang lebih banyak untuk kepentingan umum.

Menurut pasal 17 tarif progresif bagi wajib pajak orang pribadi adalah 5 persen untuk penghasilan kena pajak (PKP) sampai dengan 25 juta. 10 persen untuk PKP Rp25 juta - Rp50 juta, 15 persen untuk PKP Rp50 juta - Rp100 juta, 25 persen untuk PKP Rp100 juta - Rp200 juta, dan 35 persen untuk penghasilan di atas Rp200 juta.

Sedangkan untuk objek pajaknya sendiri, Henrietta menjelaskan, yaitu setiap penghasilan yang menambah kemampuan ekonominya. Termasuk honor, tunjangan transportasi, tunjangan makan, uang lembur, hadiah, dll. Tapi penghasilan itu harus berupa uang.

Sedangkan penghasilan dalam bentuk barang tidak dikenai PPh. Misalkan tunjangan transportasi berupa bensin, tunjangan makan dalam wujud makanan, honor akhir tahun yang diwujudkan barang. Maka tunjangan-tunjangan yang berupa barang ini tadi tidak dikenai pajak.

"Penghasilan yang berupa natura dan kenikmatan itu bukan merupakan penghasilan yang dikenakan pajak," imbuhnya.

Hitung Sendiri Pajak Anda

Pinurbo, seorang analis kredit sebuah bank swasta memiliki gaji Rp10 juta per bulan. Saat ini ia memiliki tanggungan seorang anak dan istrinya tidak bekerja. Setiap bulannya Pinurbo rajin membayar zakat 2,5 persen dari penghasilannya ke lembaga amil zakat. Berikut ini adalah penghitungan pajak penghasilan Pinurbo selama setahun.



Sumber : Didik Darmanto
Perlakuan PPh atas Pengalihan Tanah

Perlakuan PPh atas Pengalihan Tanah

Perlakuan PPh atas Pengalihan Tanah

Pengenaan PPh atas penghasilan dari pengalihan tanah dan/atau bangunan berdasarkan Undang-undang No. 10/1994 diatur pada Pasal 4 ayat (2). UU No. 10/1994 tersebut merupakan UU yang mengubah UU No. 7/1983.

Dalam UU No.7/1983 pasal 4 ayat (2) hanya mencakup pengenaan PPh atas bunga deposito berjangka dan tabungan lainnya. Kemudian di dalam perubahan UU yang dituangkan dalam UU No.10/1994, cakupan Pasal 4 ayat (2) diperluas sehingga mencakup juga penghasilan dari transaksi saham dan sekuritas lainnya di bursa efek, penghasilan dari pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan serta penghasilan tertentu lainnya.

Walaupun tidak ditegaskan penghasilan-penghasilan yang dicakup oleh Pasal 4 ayat (2) diperlakukan sebagai final, pada kenyataannya hampir semua penghasilan dimaksud dikenakan PPh final.

Pengenaan pajak atas penghasilan-penghasilan yang dicakup di Pasal 4 ayat (2) tersebut diatur dengan peraturan pemerintah.

Tulisan ini membahas perlakuan pajak atas penghasilan dari pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan yang diterima oleh orang pribadi. Pembahasan dititikberatkan pada penghasilan dari pengalihan harta, jadi tidak meliputi penghasilan dari penyewaan harta berupa tanah dan/atau bangunan.

Dasar hukum

Perlakuan pajak atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan telah mengalami perubahan sejak diterbitkannya PP 48/1994 sampai yang terakhir yaitu PP 79/1999, khususnya yang menyangkut orang pribadi.

Berdasarkan PP 48/1994 orang pribadi yang melakukan pengalihan hak atas tanah dan/bangunan dikenai PPh final sebesar 5% dari jumlah bruto. Perlakuan PPh tersebut diterapkan kepada semua orang pribadi, tanpa membedakan apakah orang yang bersangkutan mempunyai kegiatan usaha pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.

Perlakuan PPh ini kemudian diubah dengan PP 27/1996 yang membedakan antara orang pribadi yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, dengan orang pribadi selain yang mempunyai usaha tersebut.

Berdasarkan PP 27/1996 pengenaan PPh final diterapkan terhadap :

1. Orang pribadi yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, dan
2. Orang pribadi yang mempunyai penghasilan diatas PTKP, yang melakukan pengalihan hak dengan nilai kurang dari Rp60 juta.

PP 27/1996 tidak secara jelas mengatur perlakuan PPh atas pengalihan hak tersebut apabila dilakukan oleh orang pribadi yang mempunyai penghasilan di atas PTKP dan nilai pengalihannya melebihi Rp60 juta. Apabila disimak bunyi Pasal 8 dari PP dimaksud maka perlakuan PPh final hanya terbatas kepada dua kelompok wajib pajak sebagaimana disebutkan di atas.

Dengan demikian, apabila seorang wajib pajak orang pribadi yang usaha pokoknya bukan menjual hak atas tanah dan/atau bangunan, maka keuntungan dari pengalihan tersebut akan dikenakan PPh dengan tarif umum. Perlakuan ini sama dengan ketentuan dari PP 79/1999.

Perlakuan PPh terhadap orang pribadi yang usaha pokoknya bukan jual beli hak atas tanah dan/atau bangunan memperoleh perlakuan yang kurang adil bila dibandingkan dengan orang pribadi yang mempunyai usaha pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.

Pengenaan PPh yang tidak final berarti bahwa PPh yang disetor sebesar 5% dari nilai pengalihan merupakan pembayaran pendahuluan dari seluruh PPh yang terutang dalam tahun yang bersangkutan.

Kesulitan akan timbul dalam menghitung keuntungan dari pengalihan tersebut, terutama untuk harta yang telah dimiliki dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan ketidakadilan dari segi beban pajak yang ditanggung terutama untuk harta yang sudah dimiliki dalam kurun waktu yang lama.

Harga perolehan yang relatif jauh lebih rendah dari harga peralihannya akan menyebabkan beban pajak yang lebih tinggi. Faktor penyebabnya adalah bahwa Undang-Undang Pajak Penghasilan tidak menerapkan indeksasi untuk harta tetap untuk menentukan harga perolehan dari harta tetap untuk keperluan perpajakan.

Di samping itu, wajib pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha cenderung untuk tidak melakukan pencatatan sehingga kemungkinan besar sulit untuk mentrasir kembali harga perolehan dari harta dimaksud termasuk dokumen pendukungnya.

Sebaliknya wajib pajak orang pribadi yang menjalankan usaha jual beli tanah dan bangunan diterapkan pengenaan pajak yang bersifat final, padahal wajib pajak kelompok ini seharusnya mempunyai catatan atau pembukuan, sehingga harga perolehannya seharusnya dapat diketahui.

PP 27/1996 kemudian diubah dengan PP 79/1999 yang sepanjang menyangkut orang pribadi, memberi penegasan bahwa wajib pajak orang pribadi yang usaha pokoknya bukan dari jual beli hak atas tanah dan/atau bangunan, keuntungan dari pengalihan dimaksud dikenai pajak tetapi tidak final.

Perlakuan PPh atas keuntungan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan terhadap wajib pajak orang pribadi menimbulkan ketidakadilan bagi wajib pajak orang pribadi biasa. Yang dimaksud dengan wajib pajak orang pribadi biasa adalah mereka yang tidak melakukan kegiatan usaha jual-beli hak atas tanah dan/atau bangunan. Wajib pajak kelompok ini akan memikul beban pajak yang lebih besar dari pada mereka yang mempunyai usaha pokok jual beli hak atas tanah dan/atau bangunan.

Sebaiknya perlakuan pajak atas pengalihan harta dimaksud diubah dengan mengenakan pajak final terhadap wajib pajak orang pribadi yang tidak mempunyai usaha, sedangkan wajib pajak orang pribadi yang kegiatan usahanya adalah pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenai pajak dengan tarif umum.

Oleh Rachmanto Surahmat
Tax Partner,
Prasetio,Sarwoko & Sandjaja Consult


Gaya Hidup Eksekutif di Dunia Cyber

Gaya Hidup Eksekutif di Dunia Cyber

Gaya Hidup Eksekutif di Dunia Cyber

Nerd, tampang kusut, kurang tidur, jarang mandi, nongkrong seharian di depan komputer, bercelana jeans atau celana pendek dan berbaju kaos oblong barangkali bayangan bagi kebanyakan orang tentang orang yang bekerja di dunia maya atau bahasa keren-nya dunia cyber. Bebas dalam berfikir, bebas dalam berkarya, tidak terikat pada satu kantor tertentu,  satu instansi yang jelas merupakan ciri khas pola berfikir dan bekerja para eksekutif maya ini.

Apakah demikian kenyataan dilapangannya? Saya akan mencoba menceritakan sedikit pengalaman saya selama paling tidak satu tahun lebih menjadi pensiunan PNS, pensiunan dosen ITB yang tidak bekerja dimana-mana, tidak bekerja pada siapa-siapa kecuali untuk masyarakat banyak dan seluruhnya dilakukan dari rumah, tanpa institusi, tanpa embel- embel perusahaan apapun, tanpa gaji, tanpa penghasilan yang jelas.

Barangkali sebagian dari bayangan orang tentang pekerja eksekutif di dunia maya ada benarnya. Benar, ada banyak pola fikir alternatif yang keluar karena saya tidak di ikat sama sekali oleh struktur, oleh perusahaan, oleh institusi apapun. Berkreasi dan cara melihat masalah akan sangat lain dengan teman-teman yang di ikat oleh kebijakan institusi, peraturan pemerintah, keinginan untuk naik pangkat, takut jatuh dan kehilangan kekuasaan semua menjadi tidak relevan. Pada akhirnya seorang pekerja cyber, bekerja & berkarya untuk masyarakat banyak bukan untuk diri sendiri semata, tapi harus untuk masyarakat banyak. Bagaimana supaya karyanya, pikirannya bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Pola yang dipakai oleh komunitas cyber dalam berkarya sebetulnya sangat sederhana sekali, semua berbasis pada kepercayaan (trust) antar sesama anggota komunitas. Saling percaya (trust) tersebut tidak bisa terjadi dalam sekejap, semua terjadi secara perlahan- lahan melalui proses silaturahmi yang bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Proses silaturahmi ini, kebetulan dilakukan secara sangat effisien & hemat biaya dan dilakukan setiap menit, setiap jam, setiap hari tanpa mengenal lelah melalui berbagai tempat diskusi elektronik di Internet yang dikenal sebagai mailing list.

Salah satu tempat diskusi di Internet yang menjadi favourite bagi sebagian besar netters di Indonesia adalah http://www.yahoogroups.com yang melayani puluhan ribu netters Indonesia yang bersilaturahmi satu sama lainnya setiap saat.

Saling berkenalan, saling percaya tersebut pada umumnya dilanjutkan dengan diskusi fisik, komunikasi secara fisik melalui telepon maupun berbagai pertemuan fisik. Karena pada akhirnya pertemuan fisik tetap di perlukan untuk lebih meyakinkan lagi bahwa lawan bicara kita memang betul-betul bisa di percaya. Jangan kaget kalau frekuensi pertemuan fisik teman-teman netters ini ternyata jauh lebih tinggi daripada rekan-rekan yang tidak menggunakan Internet. Sebagai gambaran, pada saat ini teman-teman aktifis di Gerakan Nasional Telematika genetika@yahoogroups.com seperti Heru Nugroho, RM Roy Suryo, Mas Wigiantoro, Sumitro Roestam dll … kebetulan termasuk saya, hampir dipastikan banyak menghabiskan waktunya dalam perjalanan-perjalanan ke banyak teman di seluruh Indonesia. Banyak menghabiskan banyak pulsa telepon-nya untuk berbicara satu sama lain. Banyak meluangkan waktunya untuk bertemu, berdiskusi dengan banyak teman-teman yang selama ini kami kenal hanya di layar komputer. Justru semakin kita aktif di mailing list di Internet, akan semakin sering kita bepergian bertemu muka / temu darat dengan rekan-rekan netters lainnya. Karena proses pembangunan trust tersebut harus terjadi melalui pertemuan fisik tersebut. Memang gaya pertemuan kami biasanya sangat kekeluargaan, sangat sederhana seperti layaknya teman-teman lama yang saling bertemu.

Berbagai usaha & bisnis akan terjadi dengan sendiri-nya setelah terjadi saling percaya (trust). Saling mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing. Saling mengisi untuk mencapai tujuan yang sama.

Mungkin seperti layaknya dunia seni, ada saat-saat kami berkarya secara sendiri-sendiri. Tapi ada saatnya bekerjasama untuk membangun sebuah karya yang besar. Semua berbasis pada kepercayaan (trust) dan kebebasan dalam berfikir dan berkreasi. Itulah gambaran umum eksekutif cyber yang ternyata juga merupakan seniman teknologi informasi.

 
Sumber : Dr. Onno W Purbo

Kerja Tanpa Kantor Siapa Takut

Kerja Tanpa Kantor Siapa Takut

Kerja Tanpa Kantor Siapa Takut

Mungkin tidak pernah terbayangkan oleh sebagian besar orang tua kita bahwa pada hari ini & kemungkinan besar dimasa mendatang bahwa bekerja tidak identik dengan berkantor. Pada tempo doeloe, bekerja di kantoran mungkin sangat bergengsi & menjadi kelas elit tersendiri pada generasi eyang, tante, oom & para orang tua kita. Kalau kita bekerja sendiri, di rumah - wah bisa repot urusan dengan mertua & orang tua. Di cap orang tak berguna lah, tidak terpakai dll … Sialnya, pada hari ini, para orang tua tampaknya harus gigit jari & menerima kenyataan bahwa justru semakin banyak & semakin bergengsi pekerjaan-pekerjaan yang tidak mempunyai pekerjaan eh kantor. Mengapa? Karena pada akhirnya yang di tuntut dari seorang profesional bukan absensi kantor-nya melainkan target / hasil / pencapaian objektif. Kecuali di lembaga pemerintahan, absensi tampaknya masih menjadi paradigma berkarya - yah selamat bertugaslah untuk rekan PNS.

Mungkin karena saya berada di dunia Internet, dalam banyak kesempatan saya ketemu banyak profesional dengan mobilitas tinggi, kalaupun mempunyai kantor sering kali meninggalkan kantor-nya - bahkan sangat lumrah jika pekerjaannya dikerjakan di rumah atau sambil ngobrol & minum kopi di café bersama mitra-mitra-nya. Leisure, hobby, kebebasan dan mengerjakan apa yang mereka sukai sangat dominan di diri para profesional tersebut. Bukan hal yang aneh jika kita melihat teman-teman profesional ini seakan tidak terikat pada satu kantor yang tetap. Pekerjaan kontrakan & servis yang mengandalkan profesionalitas & keahlian yang sangat spesifik menjadi sangat dominan diantara para profesional. Tampaknya, keahlian & kesukaan yang spesifik menjadi andalan para profesional yang umumnya masih muda antara usia 27-40-an tahun.

Penghasilan jangan di tanya … minimal Rp. 5-10 juta merupakan gross monthly income paling buruk diantara profesional ini. Jelas jauh lebih baik daripada fresh graduate yang umumnya Rp. 750.000 / bulan itu. Memang masih sedikit para profesional yang bekerja betul-betul bebas & sangat mobile seperti ini, tapi kecenderungan ke arah itu sangat menonjol terutama di rekan-rekan muda usia sekitar 30-an. Menjadi terbaik adalah dambaan dalam suasana kompetisi yang sehat. Pengakuan dilakukan secara langsung oleh komunitas, bahkan bukan hal yang luar biasa jika terekspose oleh media massa - karena mereka memang terbaik tanpa mekanisme KKN murni kompetisi & fight.

Laptop, palmtop, personal digital assistance (PDA), handphone menjadi peralatan yang sangat lumrah bagi para profesional tersebut. Yah minimal akses ke WARNET yang didukung dengan handphone menjadi ciri khas para rekan muda tersebut. Komunikasi yang intens menjadi ciri khas dari para profesional ini, e-mail traffic di berbagai mailing list yang diselingi oleh banyak berita SMS berseliweran di layar telepon genggam menjadi bagian integral kehidupan mereka. Bahkan sebagian besar berkas pekerjaan-pun banyak di kirim dalam bentuk attachment di e-mail. Memang kadang sebagian merupakan canda tawa diantara mereka, tapi itulah bagian dari ke akraban kehidupan di dunia tanpa batas yang banyak di nikmati terutama oleh profesional muda maupun mahasiswa / siswa.

Pada tingkat yang lebih serius, jangan kaget jika di kereta api, ruang tunggu airport, pesawat terbang melihat para profesional asik men-tik keyboard Nokia 9230 atau bekerja secara online pada PDA / Palmtop Jornada-nya yang terkait dengan PCMCIA modem dengan built-in pesawat handphone.

Unified messaging antara SMS, e-mail, FAX menjadi teknologi pemicu, teknologi unified messaging sudah sangat terasa saat ini - integrasi antara berita SMS ke e-mail ke FAX dapat menjadi saling terkait & sangat membantu para eksekutif & profesional mobile untuk bermanouver di dunia informasi.

Yah itulah kantor mereka, itulah gaya bekerja mereka, gaya hidup sebagian profesional muda yang sangat mobile pada hari ini. Bukan mustahil jumlah mereka akan semakin banyak di masa mendatang. Investasi peralatan US$400-1000 menjadi ter-justified dengan gross income minimal mereka yang antara US$500-1000 / bulan.

Kapankah anda mampu melakukan hal tersebut? Jelas bukan pada saat anda memiliki laptop, palmtop atau HP - hal tersebut akan terjadi dengan sendiri-nya pada saat anda memiliki skill keahlian yang sangat spesifik & diakui ke-profesionalisme-annya oleh komunitas. Umumnya bekas mahasiswa saya mampu mencapai tahapan tersebut dalam waktu 2-4 tahun, jika dipupuk dengan benar & baik di masa sekolah di perguruan tinggi & SMU.

May force be with you ….
 
Sumber : Dr. Onno W Purbo
Anggaran Sektor Publik

Anggaran Sektor Publik

Fungsi Anggaran Sektor Publik

Anggaran berfungsi sebagai berikut:
1. Anggaran merupakan hasil akhir proses penyusunan rencana kerja.
2. Anggaran merupakn cetak biru akivitas yang akan dilaksanakan di masa mendatang.
3. Angggaran sebagai alat komujikasi intern yang menghubungkan berbagai unit kerja dan mekanisme kerja antar atasan dan bawahan.
4. Anggaran sebagai alat pengendalian unit kerja.
5. Anggaran sebagai alat motivasi dan persuasi tindakan efektif dan efisien dalam pencapaian visi organisasi.
6. Anggaran merupakan instrumen politik.
7. Anggaran merupakan instrumen kebijakan fiskal.

Karakteristik Anggaran Sektor Publik

Anggaran mempunyai karakteristik:
1. Anggaran dinyatakan dalam satuan keuangan dan satuan selain keuangan.
2. Anggaran umumnya mencakup jangka waktu tertentu, satu atau beberapa tahun.
3. Anggaran berisi komitmen atau kesanggupan manajeman untuk mencapai sasaran yang ditetapkan.
4. Usulan angggarn ditelaah dan disetujui oleh pihak yang berwenang lebvih tinggi adri penyusunan anggaran.
5. Sekali disusun, anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi tertentu.

Prinsip Anggaran Sektor Publik

Prinsip-prinsip didalam anggaran sektor publik meliputi:

1. Otorisasi oleh legislatif.
Anggaran publik harus mendapatkan otorisasi dari legislatif terlebih dahulu sebelum eksekutif dapat membelanjakan anggaran tersebut.

2. Komprehensif.
Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Oleh karena itu, adanya dana non budgetair pada dasarnya menyalahi prinsip anggaran yang bersifat komprehensif.

3. Keutuhan anggaran.
Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum.
Nondiscretionary Appropriation.
Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif harus termanfaatkan secara ekonomis, efisien dan efektif.

4. Periodik.
Anggaran merupakan suatu proses yang periodik, bisa bersifat tahunan maupun multi tahunan.
Akurat.
Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi, yang dapat dijadikan sebagai kantong-kantong pemborosan dan in efisiensi anggaran serta dapat mengakibatkan munculnya understimate pendapatan dan over estimate pengeluaran.
Jelas.
Anggaran hendaknya sederhana, dapat difahami masyarakat dan tidak membingungkan.

5. Diketahui publik.
Anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.

Jenis Anggaran

Anggaran Operasional

Anggaran operasional digunakan untuk merencanakan kebutuhan sehari-hari dalam menjalankan pemerintah. Pengeluaran pemerintah yang dapat dikategorikan dalam anggaran operasional adalah "belanja rutin". Belanja rutin adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran dan tidak dapat menambah aset atau kekayaan bagi penmerintah. Disebut "rutin" karena sifat pengeluaran tersebut berulang-ulang ada setiap tahun. Secara umum, pengeluaran yang masuk kategori anggaran operasional antara lain belanja Administrasi Umum dan Belanja Operasi dan pemeliharaan.

Anggaran Modal/Investasi

Anggaran modal menunjukan rencana jangka panjang dan pembelnjaan atas aktiva tetap seperti gedung, peralatan, kendaraan, perabot, dan sebagainya. Pengeluaran modal yang besar biasanya dilakukan dengan menggunakan pinjaman. Belanja investasi / modal adalah pengeluaran yang manfaatnya cenderung melebihi satu tahun anggaran dan akan menambah aset atau kekayaan pemerintah, dan selanjutnya akan menambah anggaran rutin untuk biaya operasional dan pemeliharaan. Anggaran berfungsi sebagai alat politis yang digunakan untuk memutuskan prioritas dan kebutuhan keuangan pada sektor tersebut.

Proses Penyusunan Anggaran Sektor Publik

Prisip-prinsip pokok dalam siklus anggaran

1. Tahap persiapan anggaran.
Pada tahap persiapan anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran pendapatan yang tersedia. Terkait dengan masalah tersebut, yang perlu diperhatikan adalah sebelum menyetujui taksiranj pengeluaran, hendaknya terlebih dahulu diulakukan penaksiran pendapatan secara lebih akurat. Selain itu, harus disadari adanya masalah yang cukup berbahaya jika anggaran pendapatan diestimasi pada saat bersamaan drengan pembuatan keputusan tentang angggaran pengeluaran

2. Tahap ratifikasi
Tahap ini merupakan tahap yang melibatkan proses politik yang cukup rumit dan cukup berat. Pimpinan eksekutif dituntut tidak hanya memiliki managerial skill namun juga harus mempunyai political skill, salesman ship, dan coalition building yang memadai. Integritas dan kesioapan mental yang tinggi dari eksekutif sangat penting dalam tahap ini. Hal tersebut penting karena dalam tahap ini pimpinan eksekutif harus mempunyai kemampuan untuk menjawab dan memberikan argumentasi yang rasional atas segala pertanyaan-pertanyaan dan bantahan- bantahan dari pihak legislatif.

3. Tahap implementasi/pelaksanaan anggaran.
Dalam tahap ini yang paling penting adalah yang harus diperhatikan oleh manajer keuangan publik adalah dimilikinya sistem (informasi) akuntansi dan sistem pengendalian manajemen.

4. Tahap pelaporan dan evaluasi.
Tahap pelaporan dan evaluasi terkait dengan aspek akuntabilitas. Jika tahap implementasi telah didukung dengan sistem akuntansi dan sistem pengendalian manajemen yang baik, maka diharapkan tahap budget reporting and evaluation tidak akan menemukan banyak masalah.

Tujuan Proses Penyusunan Anggaran Sektor Publik

1. Membantu pemerintah mencapai tujuan fiskal dan meningkatkan koordinasi antar bagian dalam lingkungan pemerintah.
2. Membantu menciptakan efisiensi dan keadilan dalam menyediakan barang dan jasa publik melalui proses pemrioritasan.
3. Memungkinkan bagi pemerintah untuk memenuhi prioritas belanja.
4. Meningkatkan transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada DPR atau MPR dan masyarakat.

Sumber : Wikipedia
Tutorial MYOB Accounting v15 ( Bab 5 )

Tutorial MYOB Accounting v15 ( Bab 5 )

BAB 5
BANK/KAS

A. Mencatat Penerimaan Kas

Contoh Kasus

1. Pada tanggal 12 januari perusahaan melakukan investasi tambahan sebesar Rp 75.000.000, Rp 15.000.000 untuk dimasukkan pada kas dan sisanya disetorkan ke Bank Solo.
2. Pada tanggal 21 Januari permohonan perusahaan untuk mendapatkan kredit investasi usaha kecil disetujui sebesar Rp 5.000.000 dana tersebut kemudian dimasukkan Kas Kecil.

Proses Penyelesaian

1. Buka program myob
2. Dalam jendela command centre klik modul banking
3. Dalam modul Banking anda klik tab Receive Money, untuk mengaktifkan kotak dialog receive money
4. Pastikan tombol option deposit to account dalam keadaan terpilih, kemudian klik tombol drop down untuk menampilkan kotak dialog select from list pilih perkiraan kas, klik use account.
5. Beri tnda cek pada kotak cek tax inclusive
6. Kosongkan kotak payor, karena transaksi tersebut investasi dana.
7. Masukkan Rp 15.000.000 dalam kotak isian amount received
8. Dalam kotak payment method, klik tombol drop down kotak dialog select from list akan ditampilkan pilih cash klik use method
9. Ketik investasi tambahan Tn. Absolute dalam kolom memo sebagai keterangan transaksi
10. Klik kolom date isi tanggal transaksi 12/01/1/2005
11. Klik tombol drop down Acct#, dalam kotak dialog select from list pada kolom look for ketik 3-1100 klik use account
12. Kolom Acct#, name, dan amount akan terisi
13. Terakhir klik record untuk menyimpan
14. Kotak dialog akan tmapil kembali
15. Untuk transaksi pada tanggal yang sama berikutnya, pastikan tombol option deposit to account dalam keadaan terpilih, kemudian klik tombol drop down untuk menampilkan kotak dialog select from list, pilih perkiraan Bank Solo klik use account.
16. Beri tanda cek pada kotak cek Tax Inclusive
17. Kosongkan kotak payor, karena transaksi yang akan kita catat merupakan transaksi investasi dana
18. Masukkan Rp 60.000.000 dalam kotak isian amount received
19. Dalam kotak payment method, klik tombol drop down, kotak dialog select from list akan ditampilkan, pilih cash dan klik use method
20. Ketik investasi tambahan Tn. Absolute, dalam kolom memo, sebagai keterangan transaksi.
21. Klik kolom date isi tanggal transaksi 12/01/2005
22. Klik kolom Acct#, tekan tab, dalam kotak dialog select from list pada kolom look for ketik 3-1100 klik use account
23. Kolom Acct#, name dan amount akan terisi
24. Terakhir klik record untk menyimpan hasil pencatatan transaksi ini
25. Kotak dialog akan ditampilkan kembali dalam keadaan kosong
26. Ualngi langkah yang tadi untk mencatat transaksi penerimaan kas

B.  Menampilkan, Memperbaiki dan Menghapus Jurnal Transaksi

Menampilkan Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog receive money masih dalam keadaan aktif, klik Zoom balance
2. Kemudian kotak dialog find transactions Tab account akan ditampilkan
3. Semua transaksi yang berhubungan dengan perkiraan kas akan ditmapilkan klik tombol advance
4. Kotak dialog advance filters akan ditampilkan, klik drop down sorce journal pilih receipt klik OK
5. Anda akan kembali pada kotak dialog find transaction, isi kolom search by dengan account dengan mengklik tombool drop down
6. Kemudian tekan dua kali tombol tab, dalam kotak dialog select from list pilih kas, klik use account
7. Isi interval tanggal trnsaksi pada kolom dte 01/01/2005, to 31/01/2005
Hasilnya transaksi penerimaan kas untuk perkiraan kas akan ditampilkan.

Memperbaiki Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog find transaction masih keadaan aktif
2. Selanjutnya klik tombol zoom pada jurnal yang akan diperbaiki
3. Kotak dialog receive money
4. Lakukan perubahan yang diinginkan klik OK
5. Kembali ke kotak dialog

Menghapus Jurnal Transaksi

1. Find transaction dalam keadaan aktif
2. Selanjutnya klik tombol zoom (tanda panah) salah satu jurnal transaksi pada kotak dialog find transaction yang akan dihapus
3. Klik edit, delete deposit transaction
4. Hasilnya transaksi akan terhapus dari kotak dialog receive money
5. Klik cancel , Close

C. Mencatat Penerimaan Kas Berulang

Penerimaan Kas Berulang (Save Recurring)

1. Dalam modul banking anda aktifkan kembali tab receive money, klik tombol zoom balance kembali
2. Setelah kotak dialog find transaction ditampilkan anda pilih transaksi investasi tambahan…. Dengan mengklik tombol zoom (panah) disebelahnya
3. Transaksi yang dipilih akan ditampilkan pada kotak dialog receive money. Klik tombol save recurring
4. Anda isi format recurring
5. Setelah anda melakukan pengisian data kotak dialog save recurring template klik tombol save template
6. Kotak dialog receive money akan ditampilkan klik OK
7. Klik cancel, close

Use Recurring

1. Aktifkan kotak receive money, dengan tab receive money pada modul banking
2. Klik tombol use recurring, kotak dialog select a recurring transaction akan ditampilkan
3. Pilih transaksi klik Ok
4. Kotak dialog receive money akan ditampilkan
5. Jika ada penambahan tekan tombol record
6. Cancel

C. Mencatat Pengeluaran Kas

Contoh Kasus

1. Pada tanggal 8 Januari membeli peralatan secara tunai senilai Rp 2.000.000 melalui kas.
2. Pada tanggal 23 Januari dibeli perlengkapan kantor dan membayar biaya lain-lain masing-masing sebesar Rp 1.500.000 dan Rp 1.100.000 melalui kas

Penyelesaian

1. Dalam modul banking klik tab spend money
2. Patikan tombol option pay from account dalam keadaan terpilih, kemudian klik tombol drop down untuk menampilkan select from list pilih perkiraan kas, klik use account
3. Beri tanda cek pada kotak cek tax inclusive
4. Kosongkan kotak card dan payee
5. Ketik peralatan kantor, dalam kolom memo, sebagai keterangan transaksi
6. Klik kolom date isi tanggal transaksi
7. Masukkan Rp 2.000.000 (ketik 2000.000) dalam kotak isian amount
8. Klik kolom drop down Acct#, dalam kotak dialog select from list pada kolom look for keik 1-2110, klik use account
9. Kolom Acct#, name dan amount
10. Terakhir klik record untuk menyimpan hasil pencatatan
11. Kotak dialog akan tampil dalam keadaan kosong, ulangi pengerjaan untuk transaksi berikutnya

D.  Menampilkan, Memperbaiki, dan Menghapus Jurnal Transaksi

Menampilkan Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog spend money aktif, kemudian klik zoom balance
2. Find Transaction tab account akan ditampilkan klik advance
3. Kotak dialog advanced Filters akan ditampilkan, klik tombol drop down source journal pilih disbursements. KLik Ok
4. Pada kotak dialog find transaction, isi kolom search by dengan account dengan klik drop down
5. Tekan 2 tab select from list pilih kas, klik use account
6. Isi interval tanggal 01/01/2005 to 31/01/2005
7. Hanyat transaksi pengeluaran kas untuk perkiraan kas

Memperbaiki Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog find transaction aktif
2. Klik tombol z00m
3. Kotak dialog spend money akan tampil
4. Klilk OK
5. Klik close

Mengahapus Jurnal Transaksi

1. Kotak dialog find transaction masih dalam keadaan aktif
2. Klik tombol zoom, salah satu jurnal transaksi akan dihapus
3. Kotak dialog spend money akan ditampilkan, berikutnya klik edit, delete cheuqe transaction
4. Maka transaksi akan dihapus
5. Klik cancel, close

E. Mencatat Pengeluaran Kas Berulang

Pengeluaran Kas Berulang

1. Modul banking anda aktifkan kembali tab spend money, klik tombol zoom balance
2. Anda pilih transaksi peralatan kantor dengan klik tombol zoom
3. Transaksi yang dipilih akan ditampilkan pada kotak dialog spend money, klik tombol save recurring
4. Kotak dialog save recurring template akan tmapil
5. Klik save recurring
6. Ok, Cancel, Close

Use Recurring

1. Aktifkan kembali kotak dialog spend, dengan mengklik tab spend money pada modul banking
2. Klik tombol use recurring, kotak dialog select a recurring transaction
3. Pencatatan transaksi akan tampil, klik OK, record, klik cancel

F.  Bank Register

Contoh Kasus


1. Pada tanggal 18 Januari dari perkiraan Bank Permata ditransfer uang sebesar Rp. 15.000.000
2. Pada tanggal 18 Januari dari perkiraan Bank Permata juga ditarik tunai uang sebesar Rp 10.000.000 untuk dimasukkan ke dalam perkiraan kas
3. Pada tanggal 18 Januari PD Absolute menerima pelunasan piutang dari PT Ekslevasi sebesar Rp 30.324.800
4. Pada tanggal 2 Januari PD Absolute melunasi hutangnya kepada PT Gendis Putra sebesar Rp 18.331.500

Penyelesaian

1. Dalam jendela command centre klik banking
2. Dalam modul Banking, klik tab Bank Register untuk mengaktifkan kotak dialog bank register
3. Dalam kolom account klik tombol drop down disebelahnya, kotak dialog select from list Pilih Bank Solo klik use account
4. Untuk interval tanggal isi kolom date 01/01/2005 dan 61/01/2005
5. Untuk tipe transaksi anda klik drop down disebelahnya pilih receive money, karena ini transaksi penerimaan kas Bank Solo
6. Tekan tombol tab pada kolom cheuque No isi BS-005 tekan tab
7. Dalam kolom date isi 18/01/2005
8. Kosongkan card, klik kolom amount isi Rp 15.000.000
9. Klik tombol drop down kotak dialog select from list akan tampil pilih perkiraan Bank Permata klik use account
10. Pastikan kolom tax terisi dengan kode pajak N-T jika tidak klik tombol drop down untuk mnegktifkan kode pajak.
11. KLik kolom memo, ketik “Transfer dari Bank Musi”
12. Terakhir klik record
13. Ulangi transaksi tersebut untk soal selanjutnya
14. Untuk transaksi ketiga pastikan kotak dialog bank register aktif, dalam kolom account klik tombol drop down kotak dialog select from list akan tampil, pilih perkiraan Bank Permata klik use account
15. Untuk tipe transaksi anda klik drop down disebelahnya pilih receive payment, karena ini merupakan transaksi penerimaan pembayaran piutang bagi Bank PErmata
16. Tekan tombol tab pada kolom Cheque No isi BS-006 tekan tab
17. Dalam kolom date isi 18/01/2005
18. Klik tombol drop down pada kolom customer, pilih pelanggan PT Ekslevasi dalam kotak dialog select from list klik use account
19. Klik tombol apply credit, OK
20. Klik kolom amount isi Rp 30.324.800
21. Klik split….., kotak dialog receive payments akan ditampilkan
22. Klik tombol record
23. Ada akan dibawa kembali pada kotak dialog bank register, hasil pencatatan tadi akan tampil dalam tabel transaksi lanjutkan dengan pencatatan transaksi keempat.
24. Close

G. Menampilkan Laporan Bank Register

1. Klik drop down reports kemudian pilih banking
2. Pilih index to reports tab banking
3. Kotak name pilih cheuques and deposit, bank register, kemudian klik customize
4. Kotak dialog report customization ditampilkan, dalam kotak date isi 01/01/2005 to 31/01/2005 klik display
5. Hasilya akan tampak pada layer, hasil ini dapat anda cetak atau dapat dikirm ke exel. Klik close bila ada konfirmasi klik yes
6. Kotak dialog save as ditampilkan dalam kolom file name ketik Bank Register. Terakhir save
7. Klik close

Bersambung - Bab 6
Akuntansi Manajemen Sektor Publik

Akuntansi Manajemen Sektor Publik

Sejarah Perkembangan Akuntansi Manajemen Sektor Publik

Akuntansi sektor publik pada dasarnya dipengaruhi perkembangan pemikiran manajemen. Perkembangan pemikiran ini tidak terlepas dari knowledge management. Knowledge management ini sendiri mempengaruhi peran daripada akuntansi manajemen. Pada dasarnya, akuntansi manajemen ini lebih didasari oleh praktik :
1. Factory Accounting.
2. Budgeting.
3. Cost Accounting.

Proses Akuntansi Manajemen

Proses akuntansi manajemen dapat dikembangkan dengan berbagai metode, antara lain:
Flatening struktur manajemen merupakan proses penyederhanaan struktur.
Menggunakan cross fungsional team merupakan proses saling isi menurut keahlian dan kekuatan antara tim yang terlibat.
Menyampaikan informasi secara cepat dan tepat merupakan teknik penyaringan informasi yang relevan.
Pendelegasian kuasa kepada tenaga kerja merupakan teknik pengembangan kekuatan tim melalui pemberian kepercayaan.

Peran dan Tujuan Akuntansi Manajemen Sektor Publik

Peran utama akuntansi manajemen dalam organisasi sektor pulik adalah memberikan informasi akuntansi yang relevan dan handal kepada manajer untuk melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Tuntutan mengenai perlunya pengendalian atas berbagai kegiatan pemerintah, khususnya yang berimplikasi uang, dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini terjadi akibat praktik KKN di waktu yang lalu tidak saja telah mengakibatkan berkurangnya percepatan pembangunan, melainkan juga telah menimbulkan kesenjangan baik antara wilayah, sektor dan golongan serta merugikan khususnya bagi lapisan masyarakat bawah. Peran fundamental akuntansi manajemen di organisasi sektor publik adalah membantu manajer/pimpinan dengan informasi akuntansi yang dibutuhkan agar fungsi perencanaan dan pengendalian dapat dilakukan. Secara rinci, tujuan umum tersebut dapat diturunkan menjadi:
Membantu manajemen memformulasi kebijakan organisasi.
Membantu manajemen dalam proses perencanaan organisasi.
Membantu manajemen dalam mengendalikan operasi/kegiatan organisasi.

Sumber : Wikipedia
Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi Sektor Publik

Sejarah Akuntansi Sektor Publik

Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Dalam bukunya, Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor publik sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial didalam masyarakat. Kekuatan sosial masyarakat, yang umumnya berbentuk pemerintahan – organisasi sektor publik ini, dapat diklasifikasikan dalam :
1. Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit).
2. Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event).
3. Inovasi teknologi (Technology Inovation).
 
Aspek Filosofi Sektor Publik

Pendekatan filosofi yang ada di sektor publik ialah customer approach, market concept, individualism and self reliance, purchaser/provider split, contarct culture, performace orientation, kompensasi dan kondisi yang fleksibel. Pilihan-pilihan akan filosofi tersebut akan menyebabkan perbedaan didalam kebijakan publik. Salah satu contoh adalah perubahan dari masa orde baru kepada masa reformasi saat ini, dari sentralisasi kepada desentralisasi, sosial ke mendekati pasar dan birokrasi ke lebih penghargaan konsumen.
 
Definisi Akuntansi Sektor Publik

Dari berbagai buku Anglo Amerika, akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. Berbagai perkembangan terakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru, pemahaman ini telah berubah. Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat - bukan individual, yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik, dan juga pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta. Di Indonesia, akuntansi sektor publik dapat didefinisikan: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta”.
 

Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia

Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya ‘politisasi’ atau campur tangan pemerintah, mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan ‘sapi perah’ oleh para birokrat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru. Lebih bertolak belakang lagi pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983 tentang fungsi dari BUMN. Dengan memperhatikan beberapa fungsi tersebut, konsekuensi yang harus ditanggung oleh BUMN sebagai perusahaan publik adalah menonjolkan keberadaannya sebagai agent of development daripada sebagai business entity. Terlepas dari itu semua, bahwa keberadaan praktik akuntansi sektor publik di Indonesia dengan status hukum yang jelas telah ada sejak beberapa tahun bergulir dari pemerintahan yang sah. Salah satunya adalah Perusahaan Umum Telekomunikasi (1989).

Sumber : Wikipedia

Tutorial MYOB Accounting v15 ( Bab 4 )

BAB 4
PENJUALAN

A. Mencatat Penjualan

Contoh Transaksi

1. Pada tanggal 2 Januari perusahaan menerima pemesanan dari pelanggan PT Eksevasi berupa:



2. 12 Januari perusahaan menerima konfirmasi dari PT Eksevasi terdapat beberapa barang yang rusak atau cacat dengan konfirmasi sebagai berikut:



3. 10 Januari perusahaan menerima pelunasan dari pT Sispexus dan PT Selbritasos IV masing – masing Rp 14.250.000 dan Rp 7.125.000

Proses Penyelesaian

1. Buka program Myob
2. Klik Sales, tab enter sales
3. Kemudian pilih invoices untuk membuat faktur
4. Klik tombol layout
5. Klik tombol item, kemidian OK kotak sales-new item akan tmapil
6. Masukkan transaksi pertama. Tekan tab pilih PT Ekselevasi klik tombol use customer
7. Kosongkan kotak Tax inclusive dengan asumsi harga jual
8. Alamat pelanggan akan tmapil pada drop down ship to
9. Klik kotak invoices # masukkan faktur penjualan (8karakter)
10. Untuk kolom date isi tanggal transaksi, klik tab
11. Masukkan nomor surat pemesanan pada kolom customer FO # misal 3524 ketik tab
12. Kosongkan backorder
13. Kotak dialog select from list akan tmapil pilih Jaya Envelope klik tombol use item
14. Lalu isi harga jual sebesar Rp 33.000
15. Kosongkan disc %, Job tekan tab
16. Subtotal akan tampil dan PPN juga
17. Jika terdapat biaya pengangkutan yang dibebankan pada kolom freight.
18. Jika pembayaran dari pelanggan telah dilakukan baik uang muka maupun pelunasan dapat anda masukkan dalam kolom paid today, dalam hal ini kosongkan.

B. Mencatat Transaksi Berulang

Penjualan Berulang

1. Dalam kotak dialog sales-new item klik save recurring
2. Masukkan nama transaksi pada kotak name misal Penjualan PT Ekslevasi
3. Masukkan frekuensi penjualan kolom frekuensi
4. Masukkan tanggal menggunakan transaksi
5. Terakhir tekan save
6. Klik record

Use Recurring

1. Kotak dialog sales-new item klik use recurring
2. Kotak sales register tab recurring templates
3. Pencatatan transaksi penjualan berulang akan tampil
4. Klik use recurring
5. Sales-new item akan tampil
6. Tekan record
7. Klik cancel
8. Close

C. Mencatat Retur Penjualan

1. Dalam modul sales klik tab sales register
2. Klik tab return & credits dan klik tombol new sales untuk memasukkan retur penjualan
3. Selanjutnya dalam kotak dialog sales-new item, tekan tombol tab pilih nama supplier PT Ekslevasi pada kotak dialog select from list klik use customer
4. Atur format layout menjadi item
5. Klik kolom invoice # isi retur-01 tekan tab
6. Dalam kolom date isi tanggal transaksi, tekan tab.
7. Dalam kolom ship isi –10, tekan tab 3 kali
8. Selanjutnya pilih jaya envelopes
9. Tampilan akan kembali pada kotak dialog sales-new item. Tekan tab
10. Langkah terakhir klik record
11. Lalu tmapil konfirmasi klik cancel
12. Close

D. Mencatat Pelunasan Piutang

1. Dalam modul sales klik receive payment untuk mengaktifkan kotak dialog receive payment
2. Dalam tombol drop down deposit to account telah terisi sendiri
3. Klik drop down customer atau tekan tab lalu pilih pelanggan pilih PT Selebritasos IV klik use customer
4. Klik kolom date isi dengan 10/01/05
5. Kolom amount ketik Rp 14.250.000
6. Klik amount paid applied maka akan tampil nilai tadi.
7. Klik record
8. Akan tampil kotak informasi klik cancel
9. Close

Untuk Proses Menampilkan, Memperbaiki, Menghapus Jurnal Transaksi dan Laporan Penjualan sama dengan Modul Pembelian (Bab 3).

Bersambung - Bab 5

Pajak sebagai Hak Rakyat

Pajak sebagai Hak Rakyat

Pajak sebagai Hak Rakyat

Bila kita cermati peristiwa kudeta yang dilakukan terhadap Thaksin Shinawatra, Perdana Menteri Thailand (saat itu), pada September, ada hal menarik yang berkaitan dengan pajak.

Media massa memberitakan penjualan perusahaan telekomunikasi milik keluarga Thaksin-Shin Corp-ke Temasek, Singapura, atas keuntungannya sebesar US$1,9 miliar dibebaskan dari pajak. Konon, pembebasan pajak inilah yang menjadi salah satu pemicu mulainya demonstrasi yang berlarut-larut. Kepercayaan kepada Thaksin menyurut dan akhirnya terjadi peralihan kekuasaan.

Peristiwa ini merupakan fenomena menarik. Masyarakat sudah makin kritis terhadap permasalahan pajak. Masyarakat telah mau, dan mulai ikut serta dalam menentukan pengenaan pajak yang berlaku terhadap semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Dalam arti, di hadapan pajak-sama dengan hukum- semua masyarakat (termasuk penguasa dan pejabat) adalah sama. Tidak boleh ada diskriminasi, apalagi dibebaskan pajaknya. Jika ada objek yang dikenakan pajak, haruslah membayar pajak, siapa pun dia. Masyarakat menganggap ada haknya di sana.

Keikutsertaan masyarakat secara langsung, sepanjang dalam rambu-rambu penegakan prinsip perpajakan, memang sangat diperlukan. Ini sebagai dukungan yang konstruktif dalam menunjang keberhasilan penarikan pajak.

Karena, mayoritas masyarakatlah yang dikenakan pajak, dan sekaligus sebagai pembayar pajak. Sehingga wajar, bila ada subjek pajak yang tidak membayar, masyarakat tidak bisa menerima, seperti halnya di Thailand tersebut.

Di negara kita, keikutsertaan masyarakat dalam perpajakan sangat jelas, bahkan secara yuridis telah diatur sejak awal berdirinya Republik Indonesia, yakni dalam konstitusi negara. Saat itu, dalam Pasal 23 ayat (2) UUD 1945 telah dinyatakan dengan tegas oleh founding father, segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang.

Dari aspek legislasi, berdasarkan undang-undang diartikan rakyat (melalui wakilnya di DPR) telah turut serta menentukan pengenaan, pemungutan, dan penarikan pajak dari subjek pajak.

Hak Masyarakat

Dalam negara demokrasi, adalah hak masyarakat untuk mendapatkan barang dan jasa publik (public goods and services) yang dibutuhkan. Misalnya, hak udara yang bersih untuk menghirup, tersedianya jalan sebagai sarana transportasi, maupun irigasi untuk pertanian.

Bila ada bencana alam, segera dapat direkonstruksi dan direhabilitasi rumah-rumah penduduk. Bahkan kalau memungkinkan gratis sekolah, berobat ke puskesmas atau rumah sakit, dan lainnya.

Bisa dibayangkan, jika masya-rakat sendiri yang menyediakan hal-hal di atas, berapa dana yang harus disediakan. Apalagi di negara yang sebagian besar masyarakatnya hidup dalam kelompok menengah ke bawah, bahkan banyak pengangguran.

Karena barang dan jasa publik tersebut disediakan oleh negara, berarti negara harus memiliki dana yang cukup. Dalam struktur anggaran negara, seperti halnya negara kita bisa mencapai 75% diperoleh dari pajak.

Namun, walaupun telah direncanakan, besar kecilnya pajak yang diperoleh akan secara langsung memengaruhi kuantitas dan kualitas barang dan jasa publik. Dengan demikian, jelaslah bahwa pajak merupakan hak masyarakat.

Tantangan Penerimaan

Terkait dengan hak masyarakat, sangat menarik dicermati kajian Parwito dalam tulisannya "Mampukah target penerimaan pajak tercapai?" (Bisnis, 16 Oktober). Untuk tahun ini dihitung, masih akan kurang sekitar Rp15 triliun.

Apa jadinya yang diperoleh masyarakat, jika rencana Rp371,7 triliun dalam APBN-P 2006, dan APBN selanjutnya tidak tercapai. Bisa dipastikan, akan makin banyak sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat tidak dapat disediakan maksimal.

Dengan uang sebanyak Rp15 triliun yang tidak terpenuhi dalam APBN, berbagai program yang mengarah kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat menengah ke bawah akan terganggu.

Bahkan bila mengaca kepada prinsip kerja Muhamad Yunus, peraih hadiah Nobel Perdamaian 2006, dengan nilai tersebut berapa banyak masyarakat kita bisa terangkat derajat kehidupannya dari garis kemiskinan.

Kesulitan ekonomi memang masih terlihat di berbagai sektor usaha. Ini sebagai rangkaian masih melemahnya geliat sektor riil, yang berbeda dengan sektor finansial. Sehingga terlihat, walaupun masih banyak masyarakat hidup dalam kesusahan, tidak sedikit juga masyarakat yang hidup dalam kecukupan bahkan kemewahan.

Indikasinya, sektor otomotif, properti, dan finansial yang secara nyata terus mendominasi kegiatan hidup masyarakat.

Dalam kaitan ini, ada dua hal yang perlu kita telaah. Pertama, masih banyak sebenarnya perusahaan yang tumbuh sehat secara riil, walaupun terkadang bila sudah ke publik seakan-akan terengah-engah bahkan terkesan sekarat. Ini terutama perusahaan keluarga yang sifatnya sangat tertutup, sehingga bukan perusahaannya yang terlihat sehat, melainkan pemiliknya yang klimis dan gaul.

Kedua, mengacu kepada indikator pembayar pajak antara perusahaan dengan orang pribadi. Idealnya, pembayaran orang pribadi lebih besar daripada perusahaan. Karena akhir perjalanan uang yang ada di perusahaan juga kepada orang pribadi, yakni pemegang saham. Belum lagi pembayaran gaji karyawan.

Bila kedua tantangan penerimaan ini bisa terlewati, kegalauan Parwito akan pencapaian target penerimaan pajak mungkin akan terjawab.

Dalam hubungan ini, untuk merealisasi hak masyarakat, sejak dahulu pajak telah merupakan bagian dari ilmu negara. Menurut Von Yhering dalam bukunya "Der Zwern und Recht", negara mempunyai monopoli kekuasaan, bisa memaksakan warga negaranya di antaranya untuk memungut pajak.

Miriam Budiardjo mengurai sifat memaksa, bahwa setiap warga negara harus membayar pajak. Orang yang menghindar dapat dikenakan denda.


Oleh Liberti Pandiangan
Kepala Bidang Pemeriksaan Penyidikan dan Penagihan Pajak
Kanwil Ditjen Pajak di Palembang

 

Tutorial MYOB Accounting v15 ( Bab 3 )

BAB 3
PEMBELIAN

A. Contoh Kasus

Pada tanggal 4 Januari perusahaan melakukan pembelian barang kepada PT Gendis Putra dengan rincian pemesanan sebagai berikut:



Berikutnya langkah-langkah sebagai berikut :

1. Buka program MYOB
2. Klik modul purchase
3. Klik tab enter purchase
4. Klik bill untuk membuat faktur pembelian
5. lalu klik tombol layout
6. Klik tombol item, klik ok. Kemudian dialog purchase – new item akan tampil
7. Lalu tekan tab pilih nama pemasok, klik tombol use supplier
8. Kosongkan kotak periksa tax inclusive
9. Alamat perusahaan secara default telah tampi pada drop down ship to
10. Klik kotak purchase #, masukkan nomor pembelian tidak lebih dari 8 karakter, tekan tab
11. Untuk kolom date isilah tanggal
12. Masukkan nomor faktur penjualan pada kolom supplier Inv # misal 2585 tekan tab
13. Masukkan jumlah barang received
14. Kosongkan backorder, tekan tab 2 kali
15. Kotak dialog select from list akan tampilkan pilih stopmap klik tombol use item
16. Nama barang akan tmapil, klik tab
17. Masukkan harga beli,kosomngkan disc, job
18. Hasilnya akan nampak pada layar
19. Jika pembayaran telah dilakukan baik uang muka maupun pelunasan dapat anda masukkan dalam kolom paid today.
B. Mencatat Pembelian Berulang

1. Setelah Anda mencatat transaksi pemebelian, kotak dialog purchases-new item klik tombol save recurring
2. MYOB akan tampil kotak dialog save recurring template
3. Masukkan nama transaksi pada kotak name
4. Masukkan frekuensi penjualan
5. Masukkan tanggal untuk menggunakan transaksi ini
6. Terakhir tekan save template
7. Klik record
C. Use Recurring

1. Dalam kotak purchases – new item klik use recurring
2. Pencatatan transaksi pembelian berulang yang dicatat akan tampil
3. Klik use recurring
4. Klik record
5. Cancel
6. Close
D. Mencatat Retur Pembelian

1. Dalam modul purchases register untuk mengaktifkan kotak dialog purchases register
2. Klik tab Return & debits, dann klik tombol new purchases, untuk memasukkan transaksi retur pembelian
3. Selanjutnya dalam kotak dialog purchases – new item, tekan tombol tab pilih supllier, pada kotak dialog select from list, klik supplier
4. Atur format layout menjadi item
5. Klik kolom purchase #, isi R-001 tekan tab
6. Pada kolom date isi sesuai soal
7. Kolom received isi sesuaisoal
8. Selanjutnya pilih item sesuai soal pada kotak dialog select from list klik tombol use item
9. Langkah terakhir klik record
10. Klik cancel
11. Close
E. Mencatat Pembayaran Hutang

1. Modul purchases klik tab pay bills
2. Dalam tombol drop down pay from account, secara default MYOB telah menampilkan pembayaran hutang sesuai dengan pengisian awal.
3. Klik drop down supplier pilih nama pemasok klik use supplier
4. Selanjutnya tampil kotak konfirmasi lalu klik cancel
5. Status hutang pemasok akan tampil
6. Lalu klik kolom date isi sesuai soal
7. Klik kolom amount ketik sesuai soal, kemudian klik amount applied maka nilai tadi akan tampil lagi pada kolom finance change akan kosong dan total applied terisi
8. Klik record
9. Tampil konfirmasi klik cancel
F. Menampilkan, Memperbaiki, dan Menghapus Jurnal Transaksi

Menampilkan Jurnal Transaksi

1. Klik tab transaction journal
2. Untuk menampilkan jurnal transaksi pembelian, pastikan anda berada pada tab purchases selanjutnya dalamkolom date isi 01/01.05, tekan tab pada kolom to isi 31/01/05, lalu tekan tab
3. Maka akan tampil seluruh transaksi
4. Klik close

Memperbaiki Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog transaction journal aktif
2. Klik zoom pada jurnal yang akan diperbaiki
3. Kotak purchases-edit item tampil
4. Klik Ok

Menghapus Jurnal Transaksi

1. Pastikan kotak dialog transaction journal aktif
2. Selanjutnya klik zoom
3. Setelah kotak dialog purchases-edit item tampil klik menu edit, delete purchases
4. Close

G. Laporan Pembelian

1. Dalam jendela command center klik menu drop down reports pilih purchases
2. Kotak dialog Index to Reports dalam tab purchases
3. Dalam kotak name pilih item, purchases detail
4. Klik tombol customize
5. Dalam kotak date from isi 01/01/05 to 31/01/05, klik display, hasilnya akan tampil semua transaksi
6. Laporan ini pula dapat dicetak dengan tombol print
7. Klik close untuk menutup
8. Lalu tampil konfirmasi klik Yes
9. Klik close

Bersambung - Bab 4
Awal Sejarah Internet Indonesia

Awal Sejarah Internet Indonesia

Awal Sejarah Internet Indonesia

RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia yang mungkin kurang banyak dikenal oleh khalayak Internet Indonesia di tahun 2000 ini. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia. Pada waktu itu di awal tahun 1990-an jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network. Semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia hari ini yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktifitasnya terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat di lihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di akhir tahun 1990 / awal 1991-an. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahsiswa Elektro ITB di tahun 1989-an. Kebetulan saya adalah penulis sebagian dari artikel-artikel tersebut. Tidak terasa waktu demikian cepat berlalu, tanpa terasa hal itu telah melewati kita semua lebih dari 10 tahun yang lalu.

Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan kami di amatir radio khususnya rekan-rekan di Amatir Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986-an. Bermodal pesawat Rig HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama YC1HCE dengan komputer Apple II milik YC1DAV sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama YC1HCE, J. Tjandra Pramudito YB3NR (sekarang dosen di UNPAR), Suryono Adisoemarta N5SNN (sekarang dosen di Texas,US) bersama saya YC1DAV kami berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto YB1BG, Achmad Zaini YB1HR, Yos YB2SV, YB0TD di band 40m. Mas Robby Soebiakto YB1BG merupakan suhu diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian di dorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian di adopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, & ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994-an. Mas Robby Soebiakto YB1BG adalah koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Saat ini AMPR-net Indonesia di koordinir oleh penulis YC1DAV. Koordinasi dan aktifitas-nya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list YBNET-L@ITB.ac.id.

Di tahun 1986-1987-an awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia Mas Robby YB1BG juga merupakan pionir dikalangan teman-teman amatir radio Indonesia yang mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak "server" BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990-an komunikasi antara saya yang waktu itu berada di Canada dengan panggilan YC1DAV/VE3 rekan-rekan amatir radio di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Canada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan amatir radio. Mas Robby YB1BG ternyata berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik amatir radio kemudian kami melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Canada. Pengetahuan secara perlahan di transfer melalui jaringan amatir radio ini.

RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) motor dibalik operasional-nya Internet di UI, saat tulisan ini ditulis berada di Singapura untuk meneruskan S3. Ibam pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC (http://www.idnic.net.id).

Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh kepala-nya Bu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Pak Ihsan ini yang mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT.

Pak Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway packet radio bekerja pada band 70cm. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan X.25 melalui jaringan SKDP terkait pada gateway di DLR Jerman.

Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Pak Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id yang hingga saat ini masih beroperasi. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang "maniac" IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri. Saya sempat terkagum-kagum memperoleh jawaban e-mail dari seorang menteri Pak Tungki yang waktu itu sedang berada di Amerika Selatan dalam kunjungan kerjanya. Bukan main, seorang menteri tapi tetap menyempatkan diri untuk membalas e-mail.

Mas Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club ARC ITB seperti Basuki Suhardiman (sekarang di AI3 ITB), Aulia K. Arief (sekarang di WAHID), Arman Hazairin (sekarang di Telkomsel) di dukung oleh Adi Indrayanto (sekarang S3 di Inggris) untuk mencoba mengembangkan gateway packet radio di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem packet radio berupa Terminal Node Controller TNC merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.

Berawal dari teknologi packet radio 1200bps di atas, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps (sekarang 2Mbps) ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan 25+ lembaga pendidikan di Indonesia.

Jaringan pendidikan ini bukan hanya monopoly ITB saja, jaringan pendidikan lain yang lebih besar lagi adalah jaringan SMK yang dibawahi DIKMENJUR (dikmenjur@egroups.com) yang saat ini telah mengkaitkan 270+ SMK di seluruh Indonesia. Saat ini ada 4000 SMK yang mempunyai potensi yang sangat besar jika berhasil dikaitkan. Belum lagi kalau bisa mengkaitkan 10.000 SMU ke Internet pasti tidak kalah serunya dengan mengkaitkan 1300 PTN / PTS (saat ini baru ~200 PTS/PTN yang terkait) di seluruh Indonesia ke Internet.

Di tahun 1989-1990-an, teman-teman mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai membangun tempat diskusi di Internet, salah satu tempat diskusi Indonesia di Internet yang pertama berada di indonesians@janus.berkeley.edu. Berawal dari mailing list pertama di Janus diskusi-diskusi antar teman-teman mahasiswa Indonesia diluar negeri pemikiran alternatif berserta kesadaran masyarakat ditumbuhkan. Pola mailing list ini ternyata terus berkembang dari sebuah mailing list legendaris di janus, akhirnya menjadi sangat banyak sekali mailing list Indonesia terutama di host oleh server di ITB & egroups.com. Mailing list ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas di Internet Indonesia.

Di tahun 1994-an mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Seingat saya sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekad barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Seperti kita ketahui bahwa perkembangan usaha bisnis Internet di Indonesia semakin marak dengan 60-an ISP yang memperoleh lisensi dari pemerintah. Asosiasi ISP (APJII) terbentuk di motori oleh Sanjaya cs di tahun 1998-an. Effisiensi sambungan antar ISP terus dilakukan dengan membangun beberapa Internet Exchange (IX) di Indosat, Telkom, APJII (IIX) & beberapa ISP lainnya yang saling exchange. APJII bahkan mulai melakukan manouver untuk memperbesar pangsa pasar Internet di Indonesia dengan melakukan program SMU2000 yang kemudian berkembang menjadi Sekolah2000.

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com. Sedangkan rekan-rekan penyelenggara WARNET banyak berkumpul di asosiasi-warnet@egroups.com, pada tanggal 25 Mei 2000 merupakan hari bersejarah bagi rekan-rekan WARNET - karena telah lahir asosiasi warnet yang ada secara fisik dalam pertemuan di kantor DIKMENJUR. Ketua Asosiasi Warnet adalah rekan Rudy Rusdiah, Bendahara rekan Adlinsyah dan Sekretaris Abdullah Koro. WARNET di Indonesia akan disediakan domain war.net.id.

Demikian kilasan sejarah Internet di Indonesia, kami sadar bahwa perjuangan kami masih panjang. Masih banyak hal yang perlu diperjuangkan terus agar dapat menggerakan bangsa Indonesia menuju knowledge based society.


Oleh : Dr. Onno W Purbo - Praktisi Teknologi Informasi.

Knowledge Commerce

Knowledge Commerce

Knowledge Commerce

Warung Internet makin marak, investasi kecil dengan kemungkinan RoI yang cepat menarik di simak di asosiasi-warnet@itb.ac.id. Keberadaan Warnet & Internet Servis Provider (ISP) di Indonesia menjadi sangat penting bagi jasa di atas Internet seperti media online. Tanpa akses pengguna ke Internet akan matilah jasa di atas Internet. Tapi seperti hal-nya bisnis akses lainnya, ISP & Warnet adalah bisnis dengan profit marginal. Bundling dengan servis lainnya yang akan menghidupi usaha akses secara keseluruhan.

Jasa di atas Internet tidak kalah marak - ketiadaan regulator informasi memarakan media online di Indonesia di samping media cetak & media elektronik. Media online detik.com, astaga!com, satunet dll merebak. Tambah semarak lagi dunia percaturan dengan penetrasi media dibantu rekan pers & penerbitan kampus seperti kampusonline@egroups.com, angkringan@egroups.com yang berbasis rekan mahasiswa. Juga tentu tak terlupakan rekan-rekan AJI yang menambah marak independensi pemberitaan.

Tentunya disini kita masih bicara data, fakta & informasi. Data, fakta & informasi di akui merupakan komodity yang sangat panas (bahkan mungkin paling panas) jika kita melihat maraknya media online. Jelas terlihat di cache server di kampus-kampus akan meletakan media online pada rangking teratas dari halaman web yang paling sering di akses oleh penguna Internet di Indonesia. Hit rate tinggi mendongkrak harga saham media online.

Perdagangan materi dan jasa juga tak kalah menarik di e-commerce, e-bisnis menarik banyak pelaku untuk berkiprah di dalamnya. Lippo-e-net dan institusi setaranya mulai bergerak dengan roadshow-nya untuk membentuk komunitas. Memang belum seramai media online tapi cukup menjanjikan.

Jika diperhatikan dibawah bertumpu pada usaha / bisnis akses di ikuti oleh transaksi materi, data, informasi di atasnya. Dengan logika sederhana, harusnya ada strata transaksi yang lebih tinggi daripada sekedar materi, data, fakta dan informasi. Strata pengetahuan (knowledge) dan terakhir wisdom yang biasanya tidak diperdagangkan secara vulgar. Keduanya merupakan strata yang lebih tinggi daripada sekedar data, fakta & informasi.

Belum banyak memang portal "transaksi" pengetahuan, bentuk transaksi masih tradisional seperti dilakukan konsultan seperti mckinsey.com, ac.dom, forrester.com. Atau secara akademis formal seperti pendidikan jarak jauh yang juga saat ini masih dilakukan secara konvensional. Platform internet berbasis teknologi informasi memungkinkan percepatan transaksi informasi & pengetahuan - platform ini harusnya mengubah paradigma proses pemberdayaan pembelajaran pengetahuan yang selama ini di anut. Cepat atau lambat disintermediasi akan terjadi pada badan akreditasi & audit perantara sehingga proses akreditasi & audit akan langsung oleh masyarakat. Evaluasi akreditasi audit pengetahuan seseorang akan dilihat dari kemampuan seseorang secara transparant oleh masyarakat luas dibantu oleh media elektronik, secara sederhana transaksi domain pengetahuan implisit, eksplisit di platform berbasis internet akhirnya akan memungkinkan proses audit masyarakat terhadap performance seseorang dilakukan dengan mudah. Konsep ijazah, akreditasi, ujian negara menjadi kabur - perlukah itu semua? Dalam platform e-millenium yang memungkinkan society audit terjadi?

Knowledge commerce menjadi komoditi yang panas pada saat disintermediasi badan akreditasi & audit terjadi dan keberadaan jumlah besar massa orang pandai di platform informasi yang memungkinkan society audit terjadi. Knowledge management akan menjadi portal utama dalam domain knowledge commerce; berbeda dengan portal media online yang kita kenal belakangan ini. Portal knowledge management harus mampu mengolah transaksi pengetahuan implisit antar manusia melalui media interaksi seperti mailing list, mengolah pengetahuan eksplisit berbentuk dokumen, hasil penelitian, tulisan yang terintegrasi dalam perpustakaan digital, dan yang terakhir pengetahuan yang potensial dalam bentuk hasil-hasil analisis terhadap data mentah maupun berbagai informasi yang tersebar. Cikal bakal knowledge commerce sebetulnya telah tampak di Indonesia seperti yang dilakukan oleh team digital library ITB dipimpin Ismail Fahmi (digilib@itb.ac.id) yang terkait dalam jaringan 20+ perpustakaan, juga inisiatif knowledge management yang didukung oleh Yayasan Litbang Telekomunikasi Indonesia (YLTI).


Oleh : Dr. Onno W Purbo - Praktisi Teknologi Informasi.

Tutorial MYOB Accounting v15 ( Bab 2 )

BAB 2
MEMINDAHKAN DATA PADA MYOB

A. Membuka File


1. Buka program MYOB Accounting v15
2. Pada kotak informasi klik tombol open your company file
3. Pada bagian look ini pilih drive di mana file disimpan
4. Pilih file dokumen dan klik tombol open
5. Akan tampil kotak dialog sign-on,kemudian klik ok
6. Klik pilihan enter later untuk menunda pengisian nomor registrasi selanjutnya klik tombol ok
7. Selanjutnya pada kotak dialog konfirmasi akan menunjukkan perifikasi data, klik tombol no
8. Selanjutnya file akan tampil.

B. Persiapan Data Akuntansi

Daftar Saldo Rekening



Data Pelanggan



Data Pemasok



Data Barang Dagangan



C. Daftar Perkiraan

Mengganti Nama Perkiraan

1. Klik modul perkiraan (account), kemudian pilih account list
2. Pastikan tab asset dalam keadaan terpilih kemudian klik ganda pada perkiran assets, muncul kotak dialog edit account, ganti account name menjadi aktiva kemusian klik ok
3. Dengan mengulangi langkah diatas untuk hasil penggantian nama perkiraan lakukan untuk perkiraan lainnya.
4. Langkah terakhir adalah tutup jendela account list dengan tombol close

Membuat Nama Perkiraan

1. Buka jendela account list dengan klik modul perkiraan kemudian pilih naccount list
2. Ada klik tombol new bawah layar
3. Pastikan kelompok perkiraan anda adalah asset, kemudian kerikkan nomor perkiraan pada account number, selanjutnya tekan tombol tab, isi account name dengan nama perkiraan yang baru
4. Selesai klik tomol ok
5. Utnuk membuat nama perkiraan yang lain ikuti langkah diatas tadi
6. Langkah terakhir klik close

Menghapus Perkiraan

1. Klik modul perkiraan, kemudian pilih account list
2. Setelah Setelah itu klik tanda panah yang terletak sebelah kiri nama perkiraan misal perkiraan undeposit Funds
3. Kemudian akan tampil kotak edit account, karena perkiraan yang dicontohkan perkiraan linked atau terhubung maka kita harus menggantikan posisi untuk perkiraan ini. Untuk itu klik tanda panah linked accounts for
4. Ubah nomor dan nama perkiraan dengan mengkil kolom isian tersebut
5. Kemudian kotal dialog tampil dan nama perkiraan tampil misalkan kita ingin menganti dengan perkiraan bank solo (1-1130), kemudian klik tombol use account
6. Selanjutnya klik yes pada kotak informasi
7. Klik Ok
8. Untuk menghapus klik menu edit dan klik delete account
9. Untuk menghapus nama perkiraan lain ikuti langkah diatas.
10. Klik close

D. Link Transaksi

Link transaksi merupakan hubungan otomatis antar perkiraan satu dengan perkiraan lain. Contoh perkiraan piutang dan kas

Link Transaksi Perkiraan Buku Besar dan Kas/Bank

1. Klik setup, linked account, account & Banking accoaunts
2. Selanjutnya tampil kotak dialog yang mana anda akan mnegiisi nomor perkiraan yang menghubungkan perkiraan dan kas
3. Contoh kita akan mengganti nama perkiraan untuk perkiraan link pembayaran elektronik
4. Selanjutnya tampil kotak dialog pilih perkiraan Bank Permata, terakhir klik tombol use account
5. Pilih Yes
6. Lakukaan langkah diatas selanjutnya untuk mengganti perkiraan yang lain
7. Klik ok

Link Transaksi Perkiraan Penjualan

1. Klik setup, linked accounts, sales account
2. Sales linked accounts akan tampil
3. Isilah transaksi perkiraan penjualan untuk akun perkiraan untuk penerimaan piutang dengan bank permata
4. terakhir Klik Ok

Link Transaksi Perkiraan Pembelian

1. Klik menu setup, linked account, purchase account
2. Selanjutnya kotak dialog purchases linked accounts akan tampil
3. Selanjutnya ganti perkiraan untuk pembayaran hutnag ke link Bank Solo (1-1130)
4. Terakhir klik Ok

E. Kode Pajak

Menghapus Kode Pajak

1. Klik list, tax code
2. Tax Code akan tampil
3. Pilih nama kode pajak yang akan dihapus, setelah itu kotak dialog akan tmapil, kemudian baris menu anda pilih menu edit delete tax code
4. Klik Ok
5. Klik close untuk menutup kotak dialog tax code list
6. Klik close untuk menutup

Membuat Kode Pajak

1. Klik menu list, tax code
2. Klik tombol new
3. Kemedian isi kode pajak PPn padakolom isian tax kode
4. Kemudian klik tab, isi pajak pertambahan nilai pada description
5. Lalu pilih tipe pajak good & service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type
6. Klik 10%
7. Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop down pilih 2-1310 (PPN Keluaran) pada kotak dialog select from list klik tombol use account dan 2-1320 (PPN Masukkan) pada kolom isisan linked account for tax paid
8. Pada linked card for tax authority masukkan nomor pajak yang tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat anda kosongkan
9. Klik ok
10. Klik close

F. Membuat Card File

1. Pada jendela command center klik card file
2. Klik card list
3. klik tombol new
4. Pastikan check box inactive card dalam keadaan uncheck, kemudian isi kolom dalam tab profile dengan data sebelumnya
5. Untuk melihat hasil klik Profile
6. Klik card details untuk masuk step berikutnya
7. Untuk menyisipkan gambar pelanggan dapat dilakukan dnegan klik ganda picture information
8. Klik tombol link
9. Lalu klik file bitmap, open
10. Selanjutnya klik ok
11. Isi informasi tambahan untuk kartu pelanggan
12. Klik tab selling details
13. Dalam tab ini anda mengisi informasi detail penjualan yang berlaku untuk pelanggan
14. Klik tab payment details untuk tab berikutnya, dan isi seluruh informasi yang tampil
15. Lalu klik tab contag log untuk masuk ke tampilan berikutnya, kotak ini menampilkan jadwal kegiatan pelanggan
16. Klik tab jobs, kotak dialog akan tmapil anda diminta untuk mengisi daftar jobs dengan pelanggan
17. Klik tab history untuk menampilkan total penjualan bulanan tahun terdahulu dan tahun yang sedang berjalan
18. Klik ok

G. Mengubah Kartu File

1. Pastikan jendela card list dalam modul card file
2. Pilih dan klik ganda kartu file yang akna diubah
3. Lalu lakukan perubahn jika layar tmapilan telah nampak.
4. Klik Ok

H. Daftar Persediaan

1. Modul Inventory, aktifkan kotak dialog item list
2. Klik tombol new
3. Kemudian isi A-001 pada kolom isian item number, klik tab isi stop map pada name
4. Aktifkan kotak periksa I buy this item, klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost, untuk menampilan kotak select from list tekan tombol new
5. Kotak dialog edit account akan ditmapilkan, pastikan kolom account classification berisi cost of sales, jika tidak klik tombol drop down disebelahnya pilih cost of sales, isi nomor perkiraan 1000 pada kolom account number, tekan tab kemudian isi harga pokok penjualan pada kotak isian account name kemudian klik ok
6. Kemudian tampil kotak information klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost pilih harga pokok penjualn dari kotak dialog select from list klik use account
7. Aktifkan kotak a sell this item, masukkan nomor perkiraan 4-1000 untuk perkiraan penjualan
8. Aktifkan kotak inventory this item jika barang tersebut akan dicatat dalam perkiraan persediaan. Masukkan no. perkiraan 1-1400 untuk perkiraan persediaan barang dagang pada kotak asset account for item inventory
9. Kli buying details, kotak dialog item information dalam tab buying details
10. Isi pack dalam kotak isian buying unit of measure, klik tab 2 kali kemudian isi PPN
11. Klik tab selling details isi Rp 30.000
12. Klik Ok
13. Klik Close

Mengisi Harga Jual dan Jumlah Persediaan

1. Dalam modul inventory, aktifkan kotak dialog adjust inventory dengan menekan tombol adjust inventory
2. Isi tanggal transaksi 01/01/05 kemudian isi memo dengan persediaan awal barang
3. Klik tab 2 kali kemudian select from list
4. Pilih item misalnya StopMAp klik Use Item
5. Tekan tab kemudian isi jumlah persediaan yaitu 500 pack
6. Lalu masukkan item perunit Rp 25.000
7. Terakhir tekan tab 2 kali untuk mengisi nama perkiraan pada kotak dialog select from list, pada kolom look for isi nomor perkiraan 1-4000. Kemudian klik use account, nama perkiraan persediaan barang dagang
8. Apabila telah terisi semua klik record
9. Klik cancel

I. Mencatat Saldo Awal

Saldo Awal Perkiraan

1. Klik setup, balances, account opening balance
2. Ketik saldo untk perkiraan kas yaitu Rp 2.750.000 (tanpa Rp)
3. Tekan enter isi saldo awal berikutnya
4. Klik Ok
5. Klik modul account klik account list untuk mengaktifkan kotak dialog, maka tampil keseluruhan saldo awal.
6. Klik close

Saldo Awal Piutang Dagang

1. Klik menu setup, balances, customer opening balance
2. Kemudian pilih dan klik satu pelanggan, lalu klik tombol add sale
3. Selanjutnya tekan tab untuk sampai pada kolom date dan totalincluding tax isilah bagian kolom tersebut
4. Pastikan kode pajak adalah N-T, jika tidak klik drop down select from list pilih N-T use tax code
5. Klik record
6. Lalu kita berada pada kotak customer opening balance klik option customer summary
7. Lakukan langkah tasi untuk pelanggan lainnya.
8. Klik Ok
9. Klik close

Saldo Awal Hutang Dagang

1. Pada jendela command center. Klik menu setup, balance, supplier opening balance
2. Kemudian pilih dan klik salah satu pemasok, klik tombol add purchase
3. Selanjutnya klik tab untuk sampai pada kolom date dan tab totalincluding tas, maka masukkan data sesuai dengan informasi
4. Pastikan tax code dalam keadaan N-T
5. Lalu klik tombol record
6. Selanjutnya semua data pemasok dimasukkan dengan cara tadi.
7. Apabila telah selesai klik OK
8. Klik close

Bersambung - Bab 3
Tutorial Pengantar Akuntansi ( Bab 2 )

Tutorial Pengantar Akuntansi ( Bab 2 )

BAB 2
UNIT USAHA DAN LAPORAN KEUANGAN

Pengertian Perusahaan

Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya adalah melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia.
Kegiatan produksi pada umumnya dilakukan untuk memperoleh laba. Namun demikian, banyak juga kegiatan produksi yang tidak bertujuan mencari laba, misalnya yayasan sosial, keagamaan dan lain-lain. Hasil suatu produksi dapat berupa barang atau jasa.

Jenis-jenis Perusahaan

Apabila didasarkan atas kegiatan utama yang dijalankan, secara garis besar jenis perusahaan dapat digolongkan :
1. Perusahaan Jasa
Perusahaan jasa adlah perusahaan yang kegiatannya menjual jasa. Contoh dari perusaaan semacam ini adalah kantor akuntan, pengacara, tukang cukur, dan lain-lain.
2. Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya memebeli barang jadi dan menjual kembali tanpa melekukan pengolahan lagi.Contohnya adalah dealer, toko-toko kelontong, toko serba ada, dan lain-lain.
3. Perusahaan Manufaktur
Perusahaan manufactur adalah perusahaan yang kegiatan mengolah bahan baku menjadi barang jadi dan kemudian menjualbahan jadi tersebut.Contohnya pabrik sepatu, pabrik roti, dan lain-lain.

Bentuk Perusahaan

Bila dilihat dari sudut Yuridis Ekonomis, bentuk-bentuk perusahaan dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Usaha Perseorangan
Ialah setiap bentuk usaha yang tanggung jawabnya pada pribadi seorang. Seluruh kekayaan/modal perusahaan adalah milik pribadi orang tersebut dan ia bertanggung jawab kepada pihak lain dengan seluruh kekayaan pribadinya.

2. Usaha Persekutuan Dengan Firma
Suatu bentuk persekutuan usaha yang didikan oleh beberapa orang dengana menggunakan nama bersama. Persekutuan ini ini akan memperoleh modal dari orang-orang yang bergabung di dalam persekutuan.Tiap-tiap oarng yang menjadi anggota firma bertanggung jawab sepenuhnya jawab sepenuhnya terhadap seluruh hutang kepada pihak ketiga.

3. Usaha Persekutuan Komanditer (CV=Commanditaire Vennootschap)
Bentuk ini hampir sama dengan firma, hanya didalamnya terdapat sekutu-sekutu yang memimpin (sekutu komplementer) dan sekutu-sekutu yang mempercayakan modalnya (sekutu komanditer). Sekutu komanditer bertanggungjawab kepada sekutu-sekutu komplementer hanya sebesar kekayaan (modal) yang dipercayakan kepada persekutuan komanditer.

4. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas adalah badan hukum, yaitu badang yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari pemilik. Pemilik PT adalah para pemegang saham, dan tanggungjawab terhadap pihak ketiga hanya terbatas sebesar modal sahamnya.

5. Koperasi
Adalah suatu perkumpulan yang kenggotaannya bersifat murni pribadi dan tidak dapat dialihkan. Di dalam koperasi tidak ada modal permanen, karena anggotanya dapat berganti-ganti.Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok, wajib, dan sukarela yang diperoleh dari anggota-anggotanya.

Bersambung - Bab 3
Alasan Menggunakan Google

Alasan Menggunakan Google

Alasan Mereka Menggunakan Google

Google merupakan mesin pencari yang termasuk terbanyak digunakan di internet, berbagai alasan mereka memilih Google, mari kita lihat bersama.

Fokus Sebagai Mesin Pencari

Google sedemikian fokus atas jenis layanan pencarian informasi sebagai komoditas unggulannya disamping melakukan upaya lain yang memperkaya layanan utamanya.

Popularitas Google

Google sebagai mesin pencari, memiliki nama yang cukup populer di mata para pengguna internet di dunia, sehingga mesin ini dinobatkan oleh para pengguna internet sebagai mesin pencari utama untuk melakukan berbagai macam jenis pencarian.

Sejak diluncurkan pada tahun 2001, mesin pencari yang satu ini memang yang paling banyak digunakan netter. Dalam masalah akses dan popularitas, Google tetap meduduki peringkat pertama dalam web.

Kecepatan dan Kemudahan

Kecepatan dan kemudahan yang ditawarkan Google –hanya dengan tiga langkah proses (panggil, ketik, dan lihat hasilnya)--merupakan salah satu kelebihan Google. Google juga sangat baik dalam pencarian pada masalah teknik dan hobi terhadap suatu kegiatan. Demikian pula dalam pencarian gambar dan berita aktual.

Karena Google memberikan hasil pencarian yang relevan -paling pertama dan cepat! Sejumlah besar informasi di Internet membutuhkan layanan pencarian yang sempurna untuk mengelola informasi sehingga dapat diakses dan berguna. Tanpa perlengkapan pencarian yang sangat berdaya guna, mencari suatu website tertentu sangat sulit, untuk tidak mengatakan mustahil.

Keteraturan pada Internet

Google dirancang untuk menciptakan keteraturan pada kekacauan informasi. Inilah sebuah layanan pencarian seharusnya; bukan sebuah direktori yang diedit, atau dibatasi atau sebuah daftar dari hasil yang sudah didapat dari pencarian yang paling banyak, tetapi sebuah metode pengorganisasian Internet berdasarkan strukturnya itu sendiri.

Mencari Lebih dari 1 juta URL

Indeks Google, yang terdiri dari lebih 1 juta URL, adalah yang pertama dari jenisnya dan mewakili koleksi yang komprehensif halaman-halaman web yang berguna di Internet.

Google terhubung ke lebih dari 8 milyar halaman web. Begitu banyak halaman yang terindeks, sehingga kita seperti dihadapkan dengan sebuah perpustakaan yang sangat lengkap.

Hasil Kata-kata Pencarian

Tidak seperti mesin pencari lainnya, Google hanya menghasilkan pencarian yang cocok dengan semua kata yang Anda masukkan, baik itu dalam teks suatu halaman atau dalam link-link yang menuju ke halaman tersebut. Tidak ada lagi frustrasi dengan hasil yang tidak ada hubungannya dengan kata-kata yang Anda cari.

Kedekatan Kata-kata Pencarian

Hasil pencarian Google tidak hanya mengandung semua kata-kata yang Anda cari, tetapi Google juga menganalisa kedekatan kata-kata tersebut di dalam suatu halaman. Tidak seperti mesin pencari yang lain, Google memprioritaskan hasil menurut kedekatan kata-kata yang dicari. Google mengutamakan hasil yang mendekati kata-kata yang Anda cari, jadi Anda membutuhkan waktu yang sedikit dalam mengelola hasil yang tidak relevan.

Preview untuk Setiap Hasil

Menghindari ringkasan halaman web yang tidak pernah berubah, Google menyerap teks yang cocok dengan kueri Anda di dalam hasil pencarian. Fitur ini menghemat waktu dan frustrasi dalam meload halaman web yang tidak relevan.

Membuat Anda Merasa Beruntung!

Google terlihat cukup hati-hati dalam menghasilkan hasil yang paling tepat untuk pencarian yang umum seperti nama-nama perusahaan. Mereka sangat percaya diri, bahkan, mereka menginstal tombol "I'm Feeling Lucky™", yang membawa Anda langsung ke website dari hasil pencarian yang pertama. Fitur Google "I'm Feeling Lucky™" dirancang untuk membawa Anda ke informasi dengan cepat.

Cache Halaman Web

Kelebihan lainnya, Google merupakan pioner mesin pencari yang memiliki cache. Dengan adanya cache ini, si pencari dapat menghemat waktu pencarian, karena hasil pencarian yang akan ditampilkan pada halaman telah disimpan sebelumnya.

Google menyimpan banyak halaman web dalam cachenya untuk diambil kepada Anda sebagai back-up kalau-kalau server halaman tersebut gagal secara temporer. Melihat bahan-bahan yang dicache ini seringkali lebih cepat daripada mengikuti link yang biasa, walaupun informasi yang Anda dapat kurang up-to-date.

Penggunaan Fasilitas dan Persaingan

Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan salah satu mesin pencari, umumnya penggunaanya hampir sama satu dengan lainnya, begitu juga dengan fasilitas yang tersedia, bisa jadi satu fitur tidak tersedia di satu tempat namun tersedia di tempat lain, apalagi melihat fenomena penyedia layanan mesin pencari ini saling bersaing ketat satu dengan lainnnya.

Melihat perkembangan akhir-akhir ini, persaingan mereka merupakan kabar bagus bagi kita, karena layanan mereka tentu akan semakin lengkap dari hari ke hari.

Sumber : Mas Jack Febrian

Followers